Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026, Simak Jam Berangkat
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Partai Nasdem Gunungkidul memastikan tidak akan memberikan perlakukan khusus kepada bakal calon (balon) Bupati Gunungkidul Wahyu Purwanto yang juga adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparjo mengakui nama Wahyu Purwanto yang tak lain adalah adik ipar Jokowi telah diajukan ke DPP Partai Nasdem untuk mendapatkan rekomendasi bersama pasangan wakilnya Bahron Rasyid. Selain dua nama itu, pihaknya juga mengajukan empat pasangan balon lainnya untuk bersaing mendapatkan restu dari DPP Nasdem.
Anggota DPRD DIY ini menegaskan meski masih ada hubungan kerabat dengan presiden namun Nasdem akan memilih secara profesional dan belum tentu mendapatkan prioritas. “Enggak, enggak begitu [ipar Jokowi diprioritaskan], Nasdem akan menentukan itu terpilih sebagai bakal calon atau tidak berdasarkan survei elektabilitas dan kapabilitas, bukan karena saudara A,B,C, D [pejabat] tidak,” ungkapnya, Selasa (14/1/2020).
Suparja mengatakan Wahyu Purwanto merupakan adik ipar dari Presiden Jokowi, dari rekam jejak yang ia perhatian pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Gunungkidul. “Adik ipar Jokowi pas [usianya di bawah Jokowi], rekam jejaknya, ya pernah jadi Rektor UGK [Universitas Gunungkidul],” ucapnya.
Tetapi, Suparja mengakui Wahyu Purwanto yang berpasangan dengan Bahron memiliki elektabilitas yang cukup tinggi di Gunungkidul. Selain itu visi misi yang disampaikan saat penjaringan juga dinilai paling sesuai dengan situasi dan kondisi untuk menangani persoalan di Gunungkidul. Nilai lebih lainnya, Wahyu – Baron termasuk paling sering terjun ke masyarakat seperti halnya Mayor Sunaryanta.
“Kalau dari peringkatnya yang jelas Wahyu dan Bahron ini punya visi misi yang cocok sesuai kondisi alam Gunungkidul saat ini. Sehingga kami menunggu keputusan DPP siapa yang mau diangkat, tetapi DPP akan mempertimbangkan siapa yang mempunyai elektibilitas dan kapabilitas melalui lembaga survei. Hasil surveinya yang aktif dua, Wahyu - Bahron dan kandidat Mayor Sunaryanto, dua kandidat paling tinggi,” katanya.
Terkait Bahron yang saat ini menjadi Kepala Disdikpora Gunungkidul, pihaknya melakukan komunikasi dan memastikan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Nasdem akan segera mengajukan pengunduran diri sebagai PNS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
Grand Finals FFNS 2026 Fall digelar di GSP UGM, Jogja. Sebanyak 12 tim memperebutkan tiket menuju FFWS SEA 2026 Fall.
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Satpol PP Kota Jogja menertibkan 91 coffee street sepanjang 2026. Dua pelaku usaha disidang tipiring karena melanggar aturan.
Sejumlah parpol di Sukoharjo menyampaikan keprihatinan atas kasus Etik Suryani. Mereka berharap perkara ini menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama.
Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal di belakang rumahnya di Srandakan, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.